Ada sebuah pertanyaan bagi semua orang tak mampu atau orang yang mencoba untuk mampu dalam hal keuangan

“Bagaimana biar kaya-raya banyak uang  ?”

pertanyaan ini mungkin sudah muncul sejak puluhan abad silam saat manusia sudah mulai mengenal pasar yang menggunakan mata uang sebagai pembayarannya.

Untuk cepat kaya hal yang pertama harus ada adalah USAHA. Berusaha atau berwiraswasta bagi banyak orang merupakan suatu pekerjaan beresiko tinggi tetapi hasil yang dihasilkan juga akan tinggi dan lebih banyak. tentu pembaca pernah mendengan prinsip ekonomi sewaktu sekolah di SMA dulu kan yaitu “Mendapat hasil yang sebesar-besarnya dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya”, untuk teori itu saya tidak setuju karena dalam ilmu teknik jika input kecil menghasilkan output besar maka suatu sistem tersebut tidak akan stabil, begitu juga dalam berwiraswasta dengan resiko yang tinggi kita bisa mendapat hasil yang tinggi dan dalam waktu yang bisa kita tentukan sesuai kehendak kita.

Ingin jadi karyawan suatu perusahaan dengan gaji tetap tiap bulan yang hanya cukupuntuk memenuhi kebutuhan tiap bulan dan ada sedikit sisa uang untuk ditabung ?  sangat stabil dengan resiko yang hampir tidak ada. asal kita menjalankan kerja dengan baik dan perusahaan cukup solid. Tetapi efeknya kita tidak akan menjadi cepat kaya karena sesuatu yang stabil tentunya hanya itu-itu saja, dan dalam sistem isyarat sinyal yang stabil mempunyai nilai yang konstan terhadap waktu (t). sehingga jika kita ingin menghasilkan suatu nilai uang tertentu akan sangat ditentukan oleh variabel waktu (t) nya.

Wiraswasta atau wirausaha adalah pilihan yang tidak stabil tetapi dalam ketidak stabilanya sistem ini dapat menghasilkan sesuatu yang besar. resiko tinggi hasil tinggi, pengorbanan besar hasil besar, semakin besar resiko dan pengorbanan maka hasil juga akan semakin bersar.

Apa saja yang perlu diperhatikan menjadi pengusaha?

Kreatifitas

Kreatifitas bukan berarti seseorang harus cerdas dan pintar tetapi orang yang mengetahui celah sesuatu hal yang dapat menciptakan usaha. contohnya orang banyak membuka warung pecel lele, maka kita bisa membuat restoran pecel lele, bukan hanya warung dan sasarannya untuk orang-orang kaya yang suka pecel lele tapi tidak mau makan di warung. dan masih banyak lagi hal-hal yang mempunyai celah

Kerja Keras

Dalam kasus menjadi pengusaha kerja keras tidak akan seperti yang kita bayangkan “peras keringat banting tulang” tetapi menjadi ” peras otak banting uang”, peras otak berfikir dalam hal memasarkan produk-produk kita dan melakukan efisiensi kerja. banting uang diartikan berani mencoba hal-hal baru dalam usaha misalnnya: kita ingin berkreasi dengan produk-produk kita agar mendapat produk baru maka kita harus berani rugi seandainya produk baru yang diharapkan, mencoba membuka pasar baru pada daerah -daerah yang belum ada produk kita, dan membayar tenaga pemasaran yang handal dan efisien. anda  tidak perlu khawatir selama efektifitas kerja masih baik dan ingat selalu prinsip sistem yang tidak stabil.

Modal

Modal merupakan sesuatu hal yang vital tatapi modal ini dapat didapat dengan mudah, bisa dengan uang tabungan, uang modal patungan, meminjam dari bank. tetapi modal tidak harus berupa uang bisa juga nama kita (jika kita punya nama besar), pemikiran kita (pencetus ide dalam dalam usaha kelompok), atau keahlian kita. semua itu juga namanya modal. Jika kita tidak punya apapun dari hal diatas sebaiknya gunaanlah “modal nekat asal tepat”.

sekian dulu semoga bermanfaat, tulisan saya selanjutnya berjudul:

“Metode Mengalirkan Uang Pada Cincin Emas”. nantikan kelanjutanya.