October 31

Ritual Agama Orang Tengger


Masyarakat Tengger memliki banyak ritual-ritual keagamaan dikarenakan keyakinan mereka terhadap kekeramatan dari Gunung Bromo itu sendiri. Yang mendasari itu semua adalah legenda dari pasangan suami-istri Jaka Seger dan  Roro Anteng atau pasangan suami istri Ki Kesuma dan Nyai Kesuma. Ritual-ritual orang Tengger  adalah sebagai berikut :

  • Hari Raya Kasadan

Ritual ini dilaksanakan pada tanggal 15 (bulan purnama pada bulan kedua belas (kasada) pukul 02.00 sampai pukul 07.00. Hari raya ini merupakan hari raya khusus bagi masyarakat Tengger dan tidak berlaku bagi umat Hindu lainnya. Ritual ini dilakukan dengan caramengambil air suci (tirta) dari Gunung Widodaren untuk pensucian jiwa masyarakat Tengger di laut pasir (poten) ritual ini dinamakan nglukat umat.

  • Hari Raya Karo

Upacara ritual ini berfungsi sama dengan ritual hari raya Kasada yaitu supaya manusia kembali pada kesucian untuk memperingati Sang Hyang Widhi atau Ong. Sebutan lain dari ritual upacara ini adlah satya yoga, dan dilakukan setahun sekali selama 120 hari. Hari dimulainya dinamakan Ngumpul, dan hari berakhirnya dinamakan mulike ping pitu.

  • Entas-entas

Acara ritual ini digunakan untuk mensucikan arwah orang-orang yang sudah meninggal dunia.

  • Unang-unang

Acara ini dilakukan dengan tujuan membersihkan desa dari makhluk halus dan juga membersihkan arwah yang belum sempurna setelah kematian fisiknya.

  • Pujan Mubeng

Upacara ini dilakukan dengan cara memberikan sesaji-sesaji yang bertujuan untuk memohon keselamatan dusun.

  • Sesayut

Upacara untuk ibu hamil yang usia kehamilannya tujuh bulan.

  • Upacara Prawasta Gara

Acara perkawinan orang Tengger.

Capt. R. P. Suyono, Mistisme Tengger, PT. LKIS Printing Cemerlang



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted 31 October, 2010 by rumpoko in category "Suku Tengger